Sabtu, 11 Mei 2013

laporan praktikum kimia fisik " TEGANGAN PERMUKAAN "


TEGANGAN PERMUKAAN

Tanggal percobaan           : Jumat, 03 Mei 2013
Tanggal laporan                 : Selasa, 07 Mei 2013
Tujuan percobaan            : untuk menentukan tegangan permukaan suatu bahan
Prinsip percobaan           : tegangan permukaan dihitung berdasarkan ukuran cairan kelebihan cairan yang terlihat pada pipa kapiler
Dasar teori                          :                Tegangan permukaan terjadi karena permukaan zat cair cenderung untuk menegang sehingga permukaannya tampak seperti selaput tipis. Hal ini dipengaruhi oleh adanya gaya kohesi antara molekul air. Agar semakin memahami penjelasan ini, perhatikan ilustrasi berikut. Kita tinjau cairan yang berada di dalam sebuah wadah.
Molekul cairan biasanya saling tarik menarik. Di bagian dalam cairan, setiap molekul cairan dikelilingi oleh molekul-molekul lain di setiap sisinya; tetapi di permukaan cairan, hanya ada molekul-molekul cairan di samping dan di bawah. Di bagian atas tidak ada molekul cairan lainnya. Karena molekul cairan saling tarik menarik satu dengan lainnya, maka terdapat gaya total yang besarnya nol pada molekul yang berada di bagian dalam cairan. Sebaliknya, molekul cairan yang terletak dipermukaan ditarik oleh molekul cairan yang berada di samping dan bawahnya. Akibatnya, pada permukaan cairan terdapat gaya total yang berarah ke bawah. Karena adanya gaya total yang arahnya ke bawah, maka cairan yang terletak di permukaan cenderung memperkecil luas permukaannya, dengan menyusut sekuat mungkin. Hal ini yang menyebabkan lapisan cairan pada permukaan seolah-olah tertutup oleh selaput elastis yang tipis. Fenomena ini kita kenal dengan istilah Tegangan Permukaan.
Alat dan bahan                  :


Ø  Pipa kapiler
Ø  Termometer
Ø  Aquades
Ø  Aceton
Ø  Beaker glass
Ø  Penggaris
Ø  Piknometer
Ø  Etanol


Prosedur                              :
1.      Diisi beaker glass dengan 100ml contoh bahan yang akan diperiksa
2.      Celupkan pipa kapiler kedalamnya dan ukur kelebihan cairan yang terdapat pada pipa kapiler dengan penggaris
3.      Cara kerja diatas dilakukan tiga kali pada sampel yang sama
4.      Hitung rata rata pengukuran dan masukkan ke rumus.

Hasil percobaan                :
Bahan
I (s)
II (s)
III (s)
Rata – rata (s)
Aquades
1,3
1,2
0,9
1,13
Aseton
1
1
1
1
Etanol
0,9
0,9
0,9
0,9

Pengolahan data               :
γ = ½ r h ρ g
dengan
γ : tegangan permukaan
r : jari jari pipa kapiler à 1,1 – 1,2 mm = 1,15 mm ( 0,115 cm )
h : tinggi kelebihan cairan pada pipa kapiler
g : gravitasi ( 980 cm/s )

volome pikno = 24,4273 ml
ρ air = 0,997296 g/ml
ρ aseton = 0,7886 g/ml
ρ etanol = 0,8049 g/ml

A.      Aquades
γ     = ½ x 0,115 x 1,115 x 0,997296 x 980
       = 62,66 dyne/cm

B.      Aseton
γ     = ½ x 0,115 x 1x 0,997296 x 980
       = 56,20 dyne/cm
C.      Etanol
γ     = ½ x 0,115 x 0,9 x 0,997296 x 980
       = 50,58 dyne/cm



Pembahasan                      :
Faktor yang mempengaruhi tegangan permukaan yaitu :
Ø  Suhu
 Tegangan permukaan menurun dengan meningkatnya suhu, karena meningkatnya energi kinetik molekul.
Ø  Zat terlarut (solute)
Keberadaan zat terlarut dalam suatu cairan akan mempengaruhi tegangan permukaan. Penambahan zat terlarut akan meningkatkan viskositas larutan, sehingga tegangan permukaan akan bertambah besar. Tetapi apabila zat yang berada dipermukaan caiaran membentuk lapisan monomolekular, maka akan menurunkan tegangan permukaan. Zat tersebut biasa disebut dengan surfaktan.
Ø  Surfaktan
 Surfaktan (surface active agents), zat yang dapat mengaktifkan permukaan, karena cenderung untuk terkonsentrasi pada permukaan atau antar muka. Surfaktan mempunyai orientasi yang jelas sehingga cenderung pada rantai lurus. Sabun merupakan salah satu contoh dari surfaktan.

Kesimpulan                         : Dari praktikum diatas, didapatkan hasil tegangan suatu bahan adalah
A.      Aquades = 62,66 dyne/cm
B.      Aseton = 56,20 dyne/cm
C.      Etanol = 50,58 dyne/cm

Daftar pustaka                   :
Ita trie wahyuni. Laporan Kimia Fisika Penentuan Tegangan Permukaan (http://itatrie.blogspot.com/2012/10/laporan-kimia-fisika-penentuan-tegangan.html )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar